x/x

(Source: blamestyles)

Check back every #TMITuesday for new #COHF content. http://j.mp/1m3msTm

(Source: niallsdicks)

(Source: broders)

niallmyirishsnowflake:

Niall in 2013.

+

(Source: feelszarry)

brenfi:

First attempt at making a gif.

brenfi:

First attempt at making a gif.

You

Author             : Anindra Widya Acintya
Judul               : You
Genre              : Romansa
Warning(s)      : Typo(s), miss spelling(s), kata-kata yang hilang, dan kalimat yang gak nyambung.

Gadis berkerudung kuning pucat itu sedang duduk menunggu kekasihnya di depan tempat lesnya. Ya, seorang lelaki yang telah menjalin hubungan dengannya lima bulan ini. Dan malam ini, kekasihnya itu berjanji kepadanya untuk mengajaknya makan malam. Tapi sudah lewat hampir 30 menit kekasihnya, Dion, belum juga menampakkan batang hidungnya.

“Ini Dion kemana sih, lama banget,” keluh Cinta, gadis berkerudung kuning pucat itu. Tidak sekali ia mengecek ponselnya jikalau ada pesan singkat masuk atau telepon. Tapi ternyata tidak ada. Dion bahkan tidak membalas pesan singkatnya. Padahal ia telah mengirimi lelaki itu lebih dari 5 pesan, dan tidak sekali menelpon.

45 menit terlewat, Cinta masih duduk gelisah menunggu kekasihnya datang. Sesekali ia menoleh kanan-kiri jika-jika Dion menampakkan batang hidungnya.

Dan tak lama kemudian, ia menangkap sosok yang telah ia tunggu-tunggu. Tapi tidak seperti biasanya, ia menggiring sepeda motornya. Tentu saja pemandangan itu mengundang tanya.

“Dion!” panggil Cinta sembari berjalan kearah kekasihnya itu. Wajah Dion tampak kelelahan dan lusuh. Itu membuat Cinta mengurungkan niatnya untuk mengeluh atau mengomel padanya.

“maaf, Cin. Ban sepedaku bocor, nih. Aku tadi nyari-nyari tukang tambal ban, tapi nggak ada. Dan baterai hp aku abis, jadi hp aku mati. Sebel abis sumpah, maafin aku ya? Kamu pasti udah nunggu lama banget disini.” Cinta menatap Dion lembut. Gadis itu tahu ia tidak akan bisa marah kepada kekasihnya.

“yaudah lah, kita cari tukang tambal ban bareng, ya?”

“kamu nggak marah?”

“nggak lah, kasian kamu udah capek-capek jalan jauh, masa’ iya aku marahin juga?” Cinta tersenyum lembut pada Dion. Tapi tiba-tiba Cinta merasakan perutnya berbunyi, dan bunyinya itu cukup keras untuk didengar oleh Dion. Gadis itu tak kuasa menahan malunya.

“kamu udah kelaperan, ya? Apa kita cari warung makan dulu aja, baru kita cari tambal ban?” tapi ternyata respon Dion mengejutkan. Cinta kira ia akan tertawa mendengar perutnya berbunyi.

“yaudah deh. Iya, makan dulu aja. Beneran ini udah laper banget.” Baru tawa Dion terlepas.

“yaudah, yuk,” ajak Dion.

Mereka pun berjalan berdua, dengan Cinta disebelah Dion, dan Dion membawa sepeda motornya.

john, harry and niall (x).

(Source: isecretlylike1d)

lirryisall:

Lirry for Docomo x

So beautiful